Thanks to those who contributed to this dairy. This is the diary of the last member of Super Junior, Cho Kyuhyun. The last date written in this diary is until the second super show of the Super Junior.
Showing posts with label Actor and Drama. Show all posts
Showing posts with label Actor and Drama. Show all posts
Sunday, September 11, 2011
Monday, August 15, 2011
Alasan Mengapa Saya Suka Super Junior
Saya baru kenal dengan Super Junior, atau SuJu, atau SJ. Keterlaluan. Ok, saya udah pernah denger namanya, kalo nggak salah jaman PPL di salah satu SMP, sekitar awal 2009, akibat kebanyakan ikut menggosip bersama murid-murid disana. Ok, 2009 juga udah lumayan telat yak, mengingat Super Junior udah mulai debut sekitar pertengahan 2005 dulu.
Mengapa saya suka Super Junior?
#1 Aksi panggung yang keren.
Nonton beberapa video dari youtube yang mengabadikan Super Show 1, 2, dan 3 Super Junior di berbagai kota dan berbagai negara, aksi panggungnya, emm, keren masbro! Mereka terlihat begitu sophisticated di atas panggung. Panggung yang gede dengan penonton yang berjubel rame dan tata lampu yang mewah. Makin meriah dan lengkap karena penampilan para member Super Junior yang bisa bikin para penontonnya berdecak kagum. Terlebih lagi, mereka kompak dalam koreografi. Bernyanyi live dengan dance yang nggak 'ecek-ecek'. Membawakan lagu-lagu ber-genre macem-macem. Lagu-lagu ballad, pop, lagu ceria, rock, sampe aksi karnaval diselingi guyonan khas Super Junior. Amazing!
Wednesday, August 10, 2011
Mbak Kepada Adiknya
Browsing-browsing seputar member terbontot Super Junior, Kyuhyun, saya nemu postingan dari livejournal ini (yang postingannya juga nemu dari postingan lain, yang postingan lain itu juga nemu dari sana-sini). Keasliannya mungkin rada diragukan, mengingat postingan itu nemu dari postingan yang nemu untuk yang keberapa lagi, dan juga bukan postingan asli karena udah dialihbahasakan dari bahasa aslinya. Tapi isinya bagus. Makanya saya post disini (ups, bagus disini artinya nggak jelas ya, mengingat postingan-postingan yang dipos sebelumnya sebagian besar isinya nggak jelas).
Postingan di jurnal yang saya temu itu berbahasa Inggris, postingan aslinya kemungkinan besar berbahasa Korea karena diambil dari cyworld berbahasa Korea milik mbaknya si member terbontot itu. Postingan di jurnal itu udah lama di post, tertanggal 23 Agustus 2008. Kabarnya postingan aslinya diposkan sekitar Mei 2008. Sebenernya saya ingin menerjemahkan ke bahasa Indonesia saja, tapi kok kedengerannya aneh dan jadinya kurang menyentuh. Baiklah, saya copy ulang saja dari jurnal tersebut, tetap berbahasa Inggris. Semoga postingan ini bisa 'menyentuh' hati mbak-mbak yang sedang jauh dan rindu sama adiknya.
Postingan di jurnal yang saya temu itu berbahasa Inggris, postingan aslinya kemungkinan besar berbahasa Korea karena diambil dari cyworld berbahasa Korea milik mbaknya si member terbontot itu. Postingan di jurnal itu udah lama di post, tertanggal 23 Agustus 2008. Kabarnya postingan aslinya diposkan sekitar Mei 2008. Sebenernya saya ingin menerjemahkan ke bahasa Indonesia saja, tapi kok kedengerannya aneh dan jadinya kurang menyentuh. Baiklah, saya copy ulang saja dari jurnal tersebut, tetap berbahasa Inggris. Semoga postingan ini bisa 'menyentuh' hati mbak-mbak yang sedang jauh dan rindu sama adiknya.
At 5.55am in the morning, I was awoken by the "smile" ringtone…(lol, its Kyu's Smile, so sweet)
Labels:
Actor and Drama,
Daily Thing,
Lagi Aneh,
Somewhat Motivating
Sunday, August 7, 2011
Everlasting Friends
Pernah denger boyband Korea yang namanya Super Junior? Temen menggosip saya, Yunie, adalah salah satu dari jutaan penggemarnya. Fans-nya biasa dipanggil ELF.
Saya sempet bingung menerka-nerka, kira-kira apa kepanjangan ELF? Super Junior kan inisialnya SJ, nggak ada satupun hurufnya yang dipake di nama fans-nya. Browsing-browsing, ee ternyata kepanjangannya Ever Lasting Friends.
What is so great of being an ELF? Yak, bagi Anda-Anda penyuka boyband yang terdiri dari 13 (atau 15 yak) cowo-cowo cakep ini, silakan menghubungi sekretariat ELF terdekat di kota Anda. Cukup dengan membayar seratus ribu rupiah, Anda langsung terdaftar sebagai ELF seumur hidup Anda, plus satu kaos, plus satu CD original, plus senyum manis dari panitia. Satu paragraf ini nggak bener pastinya.
Sebenernya saya tengah galau, seperti telah disebutkan di postingan sebelumnya. Namun kegalauan kali ini berbeda. Saya bingung memutuskan untuk jadi EFL atau enggak [boleh berteriak: ECAPEDEH.. gitu aja galau..]. Menurut saya, beberapa member ELF emang luar biasa keren (udah cakep, talented pula), namun beberapa lagi ada yang biasa-biasa saja. Menurut saya (lagi) nama band-nya kurang relevan, kayaknya mereka udah pada nggak junior-junior. Boleh cek, katanya anggota termuda adalah Cho Kyuhyun yang lahir pada 3 Februari 1988. Lha ya udah 23 umurnya. Is it still junior? Emang si, SuJu udah populer dari beberapa tahun silam, 2005 atau 2006 atau tahun berapa tepatnya Jeung Yunie? 5 atau 6 tahun lalu ya bener sih, mereka masi junior. Seiring waktu berlalu, mungkin namanya harus diganti, jadi Super Senior, atau kalo senior terdengar ketuaan, pake nama Over Junior. Hihihi. Malah aneh jadinya.
Berhubung udah kesebut, Cho Kyuhyun adalah salah satu yang berbakat yang saya dan Jeung Yunie sukai. Kadar sukanya masih berbeda sih. Jeung Yunie udah fasih dan update banget mengikuti perkembangan dan seluk-beluk Kyu. Sementara saya, saya baru browsing sana-sini, nonton sedikit video ala kadarnya dari youtube.
Saya sempet bingung menerka-nerka, kira-kira apa kepanjangan ELF? Super Junior kan inisialnya SJ, nggak ada satupun hurufnya yang dipake di nama fans-nya. Browsing-browsing, ee ternyata kepanjangannya Ever Lasting Friends.
What is so great of being an ELF? Yak, bagi Anda-Anda penyuka boyband yang terdiri dari 13 (atau 15 yak) cowo-cowo cakep ini, silakan menghubungi sekretariat ELF terdekat di kota Anda. Cukup dengan membayar seratus ribu rupiah, Anda langsung terdaftar sebagai ELF seumur hidup Anda, plus satu kaos, plus satu CD original, plus senyum manis dari panitia. Satu paragraf ini nggak bener pastinya.
Sebenernya saya tengah galau, seperti telah disebutkan di postingan sebelumnya. Namun kegalauan kali ini berbeda. Saya bingung memutuskan untuk jadi EFL atau enggak [boleh berteriak: ECAPEDEH.. gitu aja galau..]. Menurut saya, beberapa member ELF emang luar biasa keren (udah cakep, talented pula), namun beberapa lagi ada yang biasa-biasa saja. Menurut saya (lagi) nama band-nya kurang relevan, kayaknya mereka udah pada nggak junior-junior. Boleh cek, katanya anggota termuda adalah Cho Kyuhyun yang lahir pada 3 Februari 1988. Lha ya udah 23 umurnya. Is it still junior? Emang si, SuJu udah populer dari beberapa tahun silam, 2005 atau 2006 atau tahun berapa tepatnya Jeung Yunie? 5 atau 6 tahun lalu ya bener sih, mereka masi junior. Seiring waktu berlalu, mungkin namanya harus diganti, jadi Super Senior, atau kalo senior terdengar ketuaan, pake nama Over Junior. Hihihi. Malah aneh jadinya.
Berhubung udah kesebut, Cho Kyuhyun adalah salah satu yang berbakat yang saya dan Jeung Yunie sukai. Kadar sukanya masih berbeda sih. Jeung Yunie udah fasih dan update banget mengikuti perkembangan dan seluk-beluk Kyu. Sementara saya, saya baru browsing sana-sini, nonton sedikit video ala kadarnya dari youtube.
Tuesday, July 12, 2011
Si Kecil Imut Nggemesin
Kecil, imut, nggemesin. Marshmallow? Bukan bukan, ini bukan makanan. Meskipun saya doyan makan, si kecil imut nan ngegemesin ini bukan makanan kok. Dia adalah Wang Suk Hyun. Nggak kenal? Hohoho. Mari saya kenalkan.
Kenal? Hoh, belom?
Jadi begini, secara tidak sengaja, saya bertemu lagi dengan si kecil imut ngegemesin ini waktu lihat-lihat drama Take Care of the Young Lady, atau nama lainnya Lady Castle.
Si kecil yang lahir tahun 2003 lalu ini berperan sebagai Kang Soo Min (7 tahun) yang merupakan sodara sepupu laki-lakinya mbak Yoon Eun Hye (mbak cantik yang maen di Lie to Me itu loh). Mbak Yoon Eun Hye-nya sendiri berperan sebagai pemeran utama wanita, cucunya milyuner yang kayaaaa banget di drama Lady Castle ini.
Di drama ini, Wang Suk Hyun dapet peran yang cool abis. Gayanya nggak kayak anak-anak berusia tujuh tahun pada umumnya. Bayangin, dia udah bisa baca koran, browsing berita di internet, ngomong pake bahasa Inggris ("Oh, so sad", "Oh my God"), dan ngomong seperti orang dewasa. Maklum, dia adalah satu-satunya cucu laki-laki sang milyuner, yang kelak akan menjadi young master penerus usaha si kakek kaya raya itu.
Gini nih gayanya waktu maen di drama Lady Castle.
Sebelumnya saya pernah ketemu sama Wang Suk Hyun yang imut ini di Speed Scandal movie. Movie ini ceritanya tentang tiga generasi dalam satu keluarga yang sifatnya menurun. Kakek, ibu, anak, sama aja. Film komedi yang asli bikin ngakak. Thanks to Farid yang udah membuatkan kopian film ini. Hihihi.
Wang Suk Hyun jadi cucunya mas yang pinggir kiri ini (lupa namanya, udah lama nggak nonton lagi). Jadi ceritanya, masnya itu sebenernya belum menikah. Usianya baru menginjak sekitar 30 awal, sedang sukses-suksesnya berkarir sebagai pembawa acara di salah satu radio terkemuka, dan mendapatkan respon yang cukup baik dari para pendengar radio itu. Dulu waktu masi muda belia (setingkat SMA awal kali ya), masnya itu pernah jatuh cinta sama cewe, temen sekolahnya. Tanpa sepengetahuan dia, ternyata cewenya itu hamil, punya anak perempuan (yang tengah). Tapi masnya itu nggak pernah tau kalo cewenya dulu hamil. Mereka berpisah begitu saja. Pas udah dewasa, anak perempuannya nyari bapak kandungnya. Ternyata oh ternyata, anak perempuannya itu juga mengalami tragedi yang sama: beranak sebelum menikah! Anaknya itu adalah Wang Suk Hyun yang imut (paling kanan).
Peran Wang Suk Hyun disini juga nggak beda sama kakek dan ibunya. Sedari kecil udah jatuh cintrong, jatuh cintrong sama temennya di play group. Ampun deh film ini.
Baik di drama ataupun di movie yang pernah dia bintangi, Wang Suk Hyun tetep imut dan ngegemesin. Kalo ketemu di jalan, titip salam ya buat Wang Suk Hyun. Hihihi.
Kenal? Hoh, belom?
Jadi begini, secara tidak sengaja, saya bertemu lagi dengan si kecil imut ngegemesin ini waktu lihat-lihat drama Take Care of the Young Lady, atau nama lainnya Lady Castle.
Si kecil yang lahir tahun 2003 lalu ini berperan sebagai Kang Soo Min (7 tahun) yang merupakan sodara sepupu laki-lakinya mbak Yoon Eun Hye (mbak cantik yang maen di Lie to Me itu loh). Mbak Yoon Eun Hye-nya sendiri berperan sebagai pemeran utama wanita, cucunya milyuner yang kayaaaa banget di drama Lady Castle ini.
Di drama ini, Wang Suk Hyun dapet peran yang cool abis. Gayanya nggak kayak anak-anak berusia tujuh tahun pada umumnya. Bayangin, dia udah bisa baca koran, browsing berita di internet, ngomong pake bahasa Inggris ("Oh, so sad", "Oh my God"), dan ngomong seperti orang dewasa. Maklum, dia adalah satu-satunya cucu laki-laki sang milyuner, yang kelak akan menjadi young master penerus usaha si kakek kaya raya itu.
Gini nih gayanya waktu maen di drama Lady Castle.
Sebelumnya saya pernah ketemu sama Wang Suk Hyun yang imut ini di Speed Scandal movie. Movie ini ceritanya tentang tiga generasi dalam satu keluarga yang sifatnya menurun. Kakek, ibu, anak, sama aja. Film komedi yang asli bikin ngakak. Thanks to Farid yang udah membuatkan kopian film ini. Hihihi.
Wang Suk Hyun jadi cucunya mas yang pinggir kiri ini (lupa namanya, udah lama nggak nonton lagi). Jadi ceritanya, masnya itu sebenernya belum menikah. Usianya baru menginjak sekitar 30 awal, sedang sukses-suksesnya berkarir sebagai pembawa acara di salah satu radio terkemuka, dan mendapatkan respon yang cukup baik dari para pendengar radio itu. Dulu waktu masi muda belia (setingkat SMA awal kali ya), masnya itu pernah jatuh cinta sama cewe, temen sekolahnya. Tanpa sepengetahuan dia, ternyata cewenya itu hamil, punya anak perempuan (yang tengah). Tapi masnya itu nggak pernah tau kalo cewenya dulu hamil. Mereka berpisah begitu saja. Pas udah dewasa, anak perempuannya nyari bapak kandungnya. Ternyata oh ternyata, anak perempuannya itu juga mengalami tragedi yang sama: beranak sebelum menikah! Anaknya itu adalah Wang Suk Hyun yang imut (paling kanan).
Peran Wang Suk Hyun disini juga nggak beda sama kakek dan ibunya. Sedari kecil udah jatuh cintrong, jatuh cintrong sama temennya di play group. Ampun deh film ini.
Baik di drama ataupun di movie yang pernah dia bintangi, Wang Suk Hyun tetep imut dan ngegemesin. Kalo ketemu di jalan, titip salam ya buat Wang Suk Hyun. Hihihi.
Monday, July 4, 2011
Cerita di Balik Menulis Critical Analysis
Sebagai mahasiswa keren, saya harus bisa menganalisis secara kritis dong. Walaupun analisisnya masih untuk konsumsi kalangan sendiri dan sebatas untuk memenuhi tugas akhir di tiap-tiap mata kuliah, beberapa kali terlintas dalam benak saya bahwa menganalisis secara kritis itu susah #nangisdarah
Seperti kali ini, tugas akhir salah satu mata kuliah yang judulnya Research Method, saya diminta menganalisis salah satu research yang ditulis oleh researcher kondang. Analisis serampangan (baca: ala kadarnya) sih lumayan lebih mudah dibandingkan analisis kritis. Jujur, saya mah bener-bener jauh dari kritis. Abis papasan sama orang yang dikenal, ngobrol basa-basi sebentar, lalu beberapa menit kemudian ditanya sama temen lain apa warna baju orang yang barusan saya ajak ngobrol, kemungkinan besar saya lupa temans. Hihihi.
Bikin separagraf critical analysis itu susyahnya minta ampyun. Didampingi oleh segelas susu dingin, beberapa potong lumpia, dan beberapa muffin. Bisa-bisa makanannya doang yang kelar, sementara tulisan nggak kelar-kelar.
Kalo udah bosen, beginilah kerjaan saya di sela-sela menulis kritikal analisis. Ngabur ke blog. Dengerin lagu-lagu di youtube. Atau buka-buka foto temen-temen di facebook.
Seperti kali ini, tugas akhir salah satu mata kuliah yang judulnya Research Method, saya diminta menganalisis salah satu research yang ditulis oleh researcher kondang. Analisis serampangan (baca: ala kadarnya) sih lumayan lebih mudah dibandingkan analisis kritis. Jujur, saya mah bener-bener jauh dari kritis. Abis papasan sama orang yang dikenal, ngobrol basa-basi sebentar, lalu beberapa menit kemudian ditanya sama temen lain apa warna baju orang yang barusan saya ajak ngobrol, kemungkinan besar saya lupa temans. Hihihi.
Bikin separagraf critical analysis itu susyahnya minta ampyun. Didampingi oleh segelas susu dingin, beberapa potong lumpia, dan beberapa muffin. Bisa-bisa makanannya doang yang kelar, sementara tulisan nggak kelar-kelar.
Kalo udah bosen, beginilah kerjaan saya di sela-sela menulis kritikal analisis. Ngabur ke blog. Dengerin lagu-lagu di youtube. Atau buka-buka foto temen-temen di facebook.
Biar runaway dari analisis kritis saya nggak sia-sia, saya suguhin deh, satu lagu dari youtube, judulnya Suddenly, aslinya dinyanyikan sama Kim Byo Kyung, yang mana merupakan OST K-drama City Hunter (teteup).
Selamat mendengarkan.
Friday, June 17, 2011
Akting LMH Kebetulan?
Sejak kapan Anda-Anda para penggemar serial Korea mengenal Lee Min Ho? Yak, terus terang saya sedikit mulai mengenal namanya saat doi memainkan karakter Goo Jun Pyo di drama Boys Before Flowers. Karakter GJP bagus banget diperanin LMH disana.
Hmm, walopun ada beberapa drama atau movie yang pernah dibintangi oleh LMH sebelum BBF, seperti Get Up, dan I am Sam, tapinya LMH disana belum populer-populer banget. Marilah kita cukup membahas drama-drama yang dibintangi LMH mulai dari BBF hingga yang baru-baru ini saja.
Mendapatkan peran sebagai Goo Jun Pyo yang notabene-nya anak orang super tajir, cakep, dan berkuasa, sontak merebut perhatian para wanita pengonsumsi BBF. Terlebih lagi aktingnya yang bak seorang pangeran yang jatuh cinta kepada seorang hamba sahaya yang biasa-biasa saja. Kayak di pilem-pilem aja (emang pilem, bo). Jujur, saya kebayang-bayang, kira-kira ada nggak ya, cowo yang jatuh cinta sekali kepada cewe, lalu tetap menjaga cintanya apapun itu yang terjadi. Udah kaya, cakep, perhatian sama cewe yang disayangi, setia pula. Siapa coba yang nggak tergila-gila?
Karakter yang diperankan LMH di drama berikutnya juga nggak lepas dari imej cowo yang setia pada satu cewe. Okelah, walopun Jin Hoo (karakter yang diperankan LMH) di drama Personal Taste (atau dikenal juga Personal Preference) sebelumnya diceritakan pernah mempunyai pacar, tapi pada akhirnya dia juga bertanggung jawab atas rasa cintanya kepada Kae In (tokoh utama perempuan di drama PT). Lagi-lagi, penampilannya di drama kali ini juga tak lepas dari potret seorang pria cakep yang menjaga penampilan.
Menjadi penerus bisnis keluarganya sendiri (yang nggak gede-gede amat) menampilkan kembali sosok pria keren yang memperhatikan pakaian yang dikenakannya. Tentu saja berbeda sedikit dengan pakaian-pakaian GJP di BBF. Disini LMH terlihat lebih natural, lebih rileks, lebih energik.
Penampilan yang trendy, keren, good-looking. LMH kembali merebut perhatian para wanita.
Film terbaru LMH sekarang sedang ditayangkan di negara asalnya, mulai 25 Mei lalu. Diilhami dari serial manga dengan judul yang sama, City Hunter kembali menampilkan segi kekerenan LMH. Mendapat peran sebagai Lee Yoon Sung yang kaya, pakeannya keren-keren, cuman cinta sama Kim Na Na (tokoh perempuan utama), "jago berkelahi" tapi sebenernya juga baik hati, LMH kembali menggoyahkan hati saya #apasih.
Eits, Anda-Anda yang di Indonesia sebagian besar pasti belom nonton City Hunter yak. Hehehe. Okelah, saya ceritain sedikit. Sampe kemaren sih filmnya baru tayang sampe episode 8.
Di drama kali ini, Yoon Sung adalah anak dari salah satu anggota militer khusus yang pada waktu itu dihianati oleh negara. 21 anggota militer tersebut ditembak sendiri oleh rekan lainnya setelah melaksanakan salah satu misi. Termasuk ayahnya Yoon Sung. Padahal pada waktu itu, Yoon Sung kecil (masi bayi) baru saja lahir dan dijaga oleh ibunya seorang. Ternyata dari anggota militer yang terbunuh itu, ada satu yang berhasil selamat, sahabatnya ayah Yoon Sung.
Sahabat ayahnya Yoon Sung itu berencana membalas dendam kepada para politisi yang dicurigai terkait sama pembunuhan 21 anggota militer tersebut, lalu menculik Yoon Sung yang waktu itu masih bayi, untuk dibesarkan sebagai anaknya sendiri. Dia membawa Yoon Sung bayi ke Thailand.
Sejak kecil Yoon Sung sudah dilatih layaknya anggota militer. Berbagai latihan kelas berat, menembak, dan berbagai cara untuk mengatur strategi perang, serta tetep belajar berbagai ilmu pengetahuan, komputer, yang levelnya setara dengan lulusan Ph.D. Dia dipersiapkan oleh temen ayahnya itu untuk membalas dendam. Sementara itu, temen ayahnya itu juga sambil menjalankan usaha guna memperoleh banyak uang (yang nantinya diperlukan untuk penyamaran dan mempermudah balas dendam).
Akhirnya setelah dewasa, dia dikirim kembali ke Korea untuk bekerja di kantor militer pemerintahan pusat Korea. Yoon Sung berpura-pura menjadi seorang staff yang bekerja di kantor tersebut, lulusan Ph.D dari Amerika yang kaya raya. Dia berpura-pura nggak bisa berkelahi, nggak jago menembak, dan hanya pinter komputer serta berbagai pekerjaan kantoran saja. Tentu saja itu untuk menutupi bukti-bukti yang mungkin bisa mengundang orang-orang untuk berfikir bahwa dialah si City Hunter.
Berbeda dengan kesehariannya di kantor, Yoon Sung saat menjadi City Hunter terlihat sangat jago berkelahi. Targetnya adalah para politisi yang dulu terlibat dalam pembunuhan 21 anggota militer (termasuk ayah kandungnya). Temen ayahnya itu menginginkan supaya mereka-mereka yang terlibat dalam pembunuhan itu dibunuh saja. Namun Yoon Sung berencana lain, dia tidak ingin membunuh. Dia ingin supaya masyarakat tau bahwa politisi tersebut tidak baik, dengan membuka aib-aibnya di depan publik.
Keren mah.
Kisah percintaan Yoon Sung dengan Kim Na Na juga seperti karakter-karakter yang diperankan LMH sebelunya. Yoon Sung hanya cinta kepada Kim Na Na, walapun beberapa wanita (termasuk anak perempuan presiden Korea di film itu) tergila-gila padanya.
Wah, mulut saya sampe berbusa nyeritain sedikit tentang CH.
Kembali ke LMH, lagi-lagi dia mendapatkan peran yang wajar-saja-jika-orang-orang-terkagum-kagum-padanya. Bukan saja pada dasarnya dia memiliki penampilan yang keren, tapi juga karena karakter yang diperankannya sangat keren.
Aktingnya emang keren, atau kebetulan dapet peran yang keren ya? Gimana kalo LMH mendapatkan karakter sebagai seorang pengamen jalanan yang memperoleh uang dengan bersusah payah mengais-ngais di pinggir jalan? Gimana kalo LMH mendapatkan peran sebagai pria biasa-biasa dengan atribut pakaian yang sekenanya saja? Saya sebagai pengagum ketampanan LMH menunggu banget saat-saat itu (what? pengagum ketampanan?) :D
Hmm, walopun ada beberapa drama atau movie yang pernah dibintangi oleh LMH sebelum BBF, seperti Get Up, dan I am Sam, tapinya LMH disana belum populer-populer banget. Marilah kita cukup membahas drama-drama yang dibintangi LMH mulai dari BBF hingga yang baru-baru ini saja.
| LMH sebagai GJP di BBF |
Mendapatkan peran sebagai Goo Jun Pyo yang notabene-nya anak orang super tajir, cakep, dan berkuasa, sontak merebut perhatian para wanita pengonsumsi BBF. Terlebih lagi aktingnya yang bak seorang pangeran yang jatuh cinta kepada seorang hamba sahaya yang biasa-biasa saja. Kayak di pilem-pilem aja (emang pilem, bo). Jujur, saya kebayang-bayang, kira-kira ada nggak ya, cowo yang jatuh cinta sekali kepada cewe, lalu tetap menjaga cintanya apapun itu yang terjadi. Udah kaya, cakep, perhatian sama cewe yang disayangi, setia pula. Siapa coba yang nggak tergila-gila?
Karakter yang diperankan LMH di drama berikutnya juga nggak lepas dari imej cowo yang setia pada satu cewe. Okelah, walopun Jin Hoo (karakter yang diperankan LMH) di drama Personal Taste (atau dikenal juga Personal Preference) sebelumnya diceritakan pernah mempunyai pacar, tapi pada akhirnya dia juga bertanggung jawab atas rasa cintanya kepada Kae In (tokoh utama perempuan di drama PT). Lagi-lagi, penampilannya di drama kali ini juga tak lepas dari potret seorang pria cakep yang menjaga penampilan.
![]() |
| LMH di PT |
Menjadi penerus bisnis keluarganya sendiri (yang nggak gede-gede amat) menampilkan kembali sosok pria keren yang memperhatikan pakaian yang dikenakannya. Tentu saja berbeda sedikit dengan pakaian-pakaian GJP di BBF. Disini LMH terlihat lebih natural, lebih rileks, lebih energik.
Penampilan yang trendy, keren, good-looking. LMH kembali merebut perhatian para wanita.
Film terbaru LMH sekarang sedang ditayangkan di negara asalnya, mulai 25 Mei lalu. Diilhami dari serial manga dengan judul yang sama, City Hunter kembali menampilkan segi kekerenan LMH. Mendapat peran sebagai Lee Yoon Sung yang kaya, pakeannya keren-keren, cuman cinta sama Kim Na Na (tokoh perempuan utama), "jago berkelahi" tapi sebenernya juga baik hati, LMH kembali menggoyahkan hati saya #apasih.
Eits, Anda-Anda yang di Indonesia sebagian besar pasti belom nonton City Hunter yak. Hehehe. Okelah, saya ceritain sedikit. Sampe kemaren sih filmnya baru tayang sampe episode 8.
![]() |
| LMH di CH |
Di drama kali ini, Yoon Sung adalah anak dari salah satu anggota militer khusus yang pada waktu itu dihianati oleh negara. 21 anggota militer tersebut ditembak sendiri oleh rekan lainnya setelah melaksanakan salah satu misi. Termasuk ayahnya Yoon Sung. Padahal pada waktu itu, Yoon Sung kecil (masi bayi) baru saja lahir dan dijaga oleh ibunya seorang. Ternyata dari anggota militer yang terbunuh itu, ada satu yang berhasil selamat, sahabatnya ayah Yoon Sung.
Sahabat ayahnya Yoon Sung itu berencana membalas dendam kepada para politisi yang dicurigai terkait sama pembunuhan 21 anggota militer tersebut, lalu menculik Yoon Sung yang waktu itu masih bayi, untuk dibesarkan sebagai anaknya sendiri. Dia membawa Yoon Sung bayi ke Thailand.
Sejak kecil Yoon Sung sudah dilatih layaknya anggota militer. Berbagai latihan kelas berat, menembak, dan berbagai cara untuk mengatur strategi perang, serta tetep belajar berbagai ilmu pengetahuan, komputer, yang levelnya setara dengan lulusan Ph.D. Dia dipersiapkan oleh temen ayahnya itu untuk membalas dendam. Sementara itu, temen ayahnya itu juga sambil menjalankan usaha guna memperoleh banyak uang (yang nantinya diperlukan untuk penyamaran dan mempermudah balas dendam).
Akhirnya setelah dewasa, dia dikirim kembali ke Korea untuk bekerja di kantor militer pemerintahan pusat Korea. Yoon Sung berpura-pura menjadi seorang staff yang bekerja di kantor tersebut, lulusan Ph.D dari Amerika yang kaya raya. Dia berpura-pura nggak bisa berkelahi, nggak jago menembak, dan hanya pinter komputer serta berbagai pekerjaan kantoran saja. Tentu saja itu untuk menutupi bukti-bukti yang mungkin bisa mengundang orang-orang untuk berfikir bahwa dialah si City Hunter.
Berbeda dengan kesehariannya di kantor, Yoon Sung saat menjadi City Hunter terlihat sangat jago berkelahi. Targetnya adalah para politisi yang dulu terlibat dalam pembunuhan 21 anggota militer (termasuk ayah kandungnya). Temen ayahnya itu menginginkan supaya mereka-mereka yang terlibat dalam pembunuhan itu dibunuh saja. Namun Yoon Sung berencana lain, dia tidak ingin membunuh. Dia ingin supaya masyarakat tau bahwa politisi tersebut tidak baik, dengan membuka aib-aibnya di depan publik.
Keren mah.
Kisah percintaan Yoon Sung dengan Kim Na Na juga seperti karakter-karakter yang diperankan LMH sebelunya. Yoon Sung hanya cinta kepada Kim Na Na, walapun beberapa wanita (termasuk anak perempuan presiden Korea di film itu) tergila-gila padanya.
Wah, mulut saya sampe berbusa nyeritain sedikit tentang CH.
Kembali ke LMH, lagi-lagi dia mendapatkan peran yang wajar-saja-jika-orang-orang-terkagum-kagum-padanya. Bukan saja pada dasarnya dia memiliki penampilan yang keren, tapi juga karena karakter yang diperankannya sangat keren.
Aktingnya emang keren, atau kebetulan dapet peran yang keren ya? Gimana kalo LMH mendapatkan karakter sebagai seorang pengamen jalanan yang memperoleh uang dengan bersusah payah mengais-ngais di pinggir jalan? Gimana kalo LMH mendapatkan peran sebagai pria biasa-biasa dengan atribut pakaian yang sekenanya saja? Saya sebagai pengagum ketampanan LMH menunggu banget saat-saat itu (what? pengagum ketampanan?) :D
Thursday, June 16, 2011
Kim Hyun Joong
Sebagai salah satu konsumer drama Korea, nggak keren rasanya kalo saya nggak ngepost postingan tentang drama atau aktor/aktris Korea yang saya sukai, hihihi, walopun sebelumnya juga udah pernah ngepost tentang beberapa drama dan juga beberapa aktor/aktris (juga sedikit aktor dan drama Jepang).
Inget dong ya sama Kim Hyun Joong. Aktor Korea yang nggak cuman pinter acting, tapi juga pinter nge-dance dan nyanyi.
Keren yak. Menurut saya, dia memiliki muka baik-baik. (bingung sama definisi muka baik-baik saya?) :D
Yang paling diinget, Kim Hyun Joong pertama kali populer di drama Boys Before Flower atau disebut juga Boys Over Flowers. Berperan sebagai Ji Hoo yang lemah lembut, gaya KHJ beda banget dari gayanya yang sekarang.
Saat memerankan karakter Ji Hoo di BBF, gaya berpakaian KHJ terlalu "berhati-hati" dan I hate to say, seperti perempuan. Saat itu doi udah bergabung bersama grup SS501, grup boyband Korea yang juga membawakan Original Sound Track (OST) drama BBF.
Sukses bermain di BBF, tahun berikutnya (2010) KHJ kembali berakting di drama Korea, Playful Kiss, atau dikenal juga dengan Mischievous Kiss. Kalo di BBF KHJ berperan sebagai the second man (pinjem istilahnya Jeung Yunie dulu yak), kali ini KHJ menjadi pemeran utama di Playful Kiss. Doi berperan sebagai Baek Seung Jo yang pinter, cakep, kaya, dan berbakat di banyak hal, termasuk di bidang olahraga. Penampilannya mulai berubah, lebih terlihat manly gitu deh.
Sampe sekarang KHJ tetep bergabung dan menjadi leader di SS501, tapi bukan berarti solo karir doi mantep-mantep aja loh ya. Baru-baru ini KHJ merilis mini album yang keren abis. Imejnya yang terlalu "berhati-hati" berubah menjadi jauh lebih maskulin. Buruan lihat album terbarunya, Break Down. Dance-nya keren loh.
Lihat perbedaannya? Betul, jauh lebih cowo'. Keren. Banget. Walau dengan gaya seperti apapun, di kacamata saya, KHJ tetep memiliki muka baik-baik. Terus berkarir yak! :D
Inget dong ya sama Kim Hyun Joong. Aktor Korea yang nggak cuman pinter acting, tapi juga pinter nge-dance dan nyanyi.
![]() |
| Ini gayanya pas nggak lagi ekting, kita sebut aja gaya casualnya |
Keren yak. Menurut saya, dia memiliki muka baik-baik. (bingung sama definisi muka baik-baik saya?) :D
Yang paling diinget, Kim Hyun Joong pertama kali populer di drama Boys Before Flower atau disebut juga Boys Over Flowers. Berperan sebagai Ji Hoo yang lemah lembut, gaya KHJ beda banget dari gayanya yang sekarang.
![]() |
| KHJ paling kanan bersama para pemain BBF |
Saat memerankan karakter Ji Hoo di BBF, gaya berpakaian KHJ terlalu "berhati-hati" dan I hate to say, seperti perempuan. Saat itu doi udah bergabung bersama grup SS501, grup boyband Korea yang juga membawakan Original Sound Track (OST) drama BBF.
Sukses bermain di BBF, tahun berikutnya (2010) KHJ kembali berakting di drama Korea, Playful Kiss, atau dikenal juga dengan Mischievous Kiss. Kalo di BBF KHJ berperan sebagai the second man (pinjem istilahnya Jeung Yunie dulu yak), kali ini KHJ menjadi pemeran utama di Playful Kiss. Doi berperan sebagai Baek Seung Jo yang pinter, cakep, kaya, dan berbakat di banyak hal, termasuk di bidang olahraga. Penampilannya mulai berubah, lebih terlihat manly gitu deh.
![]() |
| KHJ di drama Playful Kiss |
![]() |
| KHJ di Break Down |
Lihat perbedaannya? Betul, jauh lebih cowo'. Keren. Banget. Walau dengan gaya seperti apapun, di kacamata saya, KHJ tetep memiliki muka baik-baik. Terus berkarir yak! :D
Wednesday, June 15, 2011
Proposal Daisakusen
Yep, ini adalah salah satu drama (movienya juga ada) Jepang yang udah tayang sejak 2007 dulu. Basi? Ehm, nggak mungkin bisa basi deh, walopun udah lama tayang, ceritanya okebanget buat diulang-ulang.
Film ini dibuat seperti cuman berlangsung satu hari. Hari dimana pemain utama wanita, Rei (diperankan oleh Nagasawa Masami), semestinya menikah dengan guru PPL (PPL mah istilah Indonesia buat mahasiswa yang lagi training jadi guru dan ngajar di sekolah-sekolah Neng) yang dulu mengajar di SMA-nya, Mr. Tada-san (diperankan oleh Fujiko Naohito). (yak, nama-nama artis Jepang yang sangat asing di telinga saya). Namun karena kehadiran seorang (orang apa bukan yak) tokoh khayalan (tambahan: yang sakti), Rei akhirnya nggak jadi menikah dengan Tada-san.
Jadi di hari pernikahan Rei dan Tada-san, semuanya terjadi. Ken (pemain utama pria), diperankan oleh Mas Tomohisa Yamashita (ehem), terlihat sangat menyesal sekali. Menyesal karena selama 14 tahun berteman dekat dengan Rei dia sama sekali tidak pernah berani untuk menyatakan perasaannya yang sebenernya. Melihat Ken yang begitu terlihat merana dan menyesal yang mendalam, tiba-tiba tokoh khayalan yang berperan sebagai peri penyelamat (peri?), memberikan kesempatan buat Ken untuk kembali ke masa lalu. Ken diberikan kesempatan untuk memperbaiki kesalahan-kesalahannya. Melalui foto-foto yang ditayangkan di acara pernikahan tersebut, Ken dapat melintas kembali ke masa lalu. Sanggupkah ia meyakinkan Rei dan duduk di pelaminan menggantikan Tada-san? Saksikan Proposal Daisakusen segera! (tambahan: dramanya disebut juga Operation Love).
Eh, ngomong-ngomong soal Mas Yamapi (Tomohisa Yamashita), ternyata si doi cukup populer loh. Di salah satu survey top 10 drama Jepang yang saya dapet di Youtube (meskipun surveynya kemungkinan besar nggak valid), 3 dari 4 film ter-top dibintangi oleh Mas Yamapi.
Pengen liat orangnya? Tarra..
Meskipun dressingnya terlihat casual dan jauh dari glamorous seperti LMH, Mas Yamapi nggak kalah keren loh (oh, saya mulai berpaling).
Film ini dibuat seperti cuman berlangsung satu hari. Hari dimana pemain utama wanita, Rei (diperankan oleh Nagasawa Masami), semestinya menikah dengan guru PPL (PPL mah istilah Indonesia buat mahasiswa yang lagi training jadi guru dan ngajar di sekolah-sekolah Neng) yang dulu mengajar di SMA-nya, Mr. Tada-san (diperankan oleh Fujiko Naohito). (yak, nama-nama artis Jepang yang sangat asing di telinga saya). Namun karena kehadiran seorang (orang apa bukan yak) tokoh khayalan (tambahan: yang sakti), Rei akhirnya nggak jadi menikah dengan Tada-san.
Jadi di hari pernikahan Rei dan Tada-san, semuanya terjadi. Ken (pemain utama pria), diperankan oleh Mas Tomohisa Yamashita (ehem), terlihat sangat menyesal sekali. Menyesal karena selama 14 tahun berteman dekat dengan Rei dia sama sekali tidak pernah berani untuk menyatakan perasaannya yang sebenernya. Melihat Ken yang begitu terlihat merana dan menyesal yang mendalam, tiba-tiba tokoh khayalan yang berperan sebagai peri penyelamat (peri?), memberikan kesempatan buat Ken untuk kembali ke masa lalu. Ken diberikan kesempatan untuk memperbaiki kesalahan-kesalahannya. Melalui foto-foto yang ditayangkan di acara pernikahan tersebut, Ken dapat melintas kembali ke masa lalu. Sanggupkah ia meyakinkan Rei dan duduk di pelaminan menggantikan Tada-san? Saksikan Proposal Daisakusen segera! (tambahan: dramanya disebut juga Operation Love).
Eh, ngomong-ngomong soal Mas Yamapi (Tomohisa Yamashita), ternyata si doi cukup populer loh. Di salah satu survey top 10 drama Jepang yang saya dapet di Youtube (meskipun surveynya kemungkinan besar nggak valid), 3 dari 4 film ter-top dibintangi oleh Mas Yamapi.
Pengen liat orangnya? Tarra..
Meskipun dressingnya terlihat casual dan jauh dari glamorous seperti LMH, Mas Yamapi nggak kalah keren loh (oh, saya mulai berpaling).
Wednesday, June 8, 2011
Belajar Moto #2
Hey, saya sedikit berhasil membuat gambar pake background defocused. Walopun masi amatiran dan gambarnya tetep diambil di dapur (saya nggak kemana-mana Gan), saya cukup seneng deh (walopun belom puas). Mayan, buat pemula yang nggak mulai-mulai.
Niatnya sih fokus ke tisu gulung itu. Hahaha.
Hemm, terkait dengan drama-drama Korea yang sekarang lagi tayang di tivi Korea, saya ucapkan kata maaf yang mendalam buat Jeung Yunie karena belom bisa menyaksikan aksi Lee Min Ho di City Hunter. Di negara aslinya, City Hunter udah tayang sampe episode keempat loh. Sekali lagi, saya rekomendasikan untuk menonton City Hunter disini. [saya doakan semoga koneksi internetnya super duper cepet :D ] Hmm, selain City Hunter, drama Korea yang diupload juga di youtube account itu meliputi Lie to Me, Romance Town, Baby Face Beauty, dan Miss Ripley. Film-film itu adalah film yang sekarang lagi tayang di tivi Korea. Update banget mah.
Lie to Me hari ini baru sampe episode 10. Nggak kalah keren loh. Yang maen itu Mbak yang maen di Princess Hours, namanya Mbak Yoon Eun Hye yang cantik jelita manis mempesona. Ceritanya keliatan basi, seperti drama-drama yang dulu-dulu, yang pemaen utamanya pura-pura menikah, lalu diam-diam tumbuhlah getar-getar cinta setelah sering bersama. Lalu ada patah hatinya. Lalu mungkin pada akhirnya mereka akan bersatu selamanya. #apasih
Walopun seperti kebanyakan drama-drama laennya, Lie to Me tetep keren lah. Saya selalu berharap minggu depan cepat datang, supaya bisa menonton kelanjutan ceritanya.
Niatnya sih fokus ke tisu gulung itu. Hahaha.
*******
Hemm, terkait dengan drama-drama Korea yang sekarang lagi tayang di tivi Korea, saya ucapkan kata maaf yang mendalam buat Jeung Yunie karena belom bisa menyaksikan aksi Lee Min Ho di City Hunter. Di negara aslinya, City Hunter udah tayang sampe episode keempat loh. Sekali lagi, saya rekomendasikan untuk menonton City Hunter disini. [saya doakan semoga koneksi internetnya super duper cepet :D ] Hmm, selain City Hunter, drama Korea yang diupload juga di youtube account itu meliputi Lie to Me, Romance Town, Baby Face Beauty, dan Miss Ripley. Film-film itu adalah film yang sekarang lagi tayang di tivi Korea. Update banget mah.
Lie to Me hari ini baru sampe episode 10. Nggak kalah keren loh. Yang maen itu Mbak yang maen di Princess Hours, namanya Mbak Yoon Eun Hye yang cantik jelita manis mempesona. Ceritanya keliatan basi, seperti drama-drama yang dulu-dulu, yang pemaen utamanya pura-pura menikah, lalu diam-diam tumbuhlah getar-getar cinta setelah sering bersama. Lalu ada patah hatinya. Lalu mungkin pada akhirnya mereka akan bersatu selamanya. #apasih
Walopun seperti kebanyakan drama-drama laennya, Lie to Me tetep keren lah. Saya selalu berharap minggu depan cepat datang, supaya bisa menonton kelanjutan ceritanya.
Sunday, May 29, 2011
Kurosagi!
Hey, lama tiada berjumpa Temans. Maafkan saya yang sudah sepuluh tahun (hari bo) ini tidak mengepos. Beberapa kejadian baru telah terjadi Teman. Mulai dari perkuliahan terakhir untuk mata kuliah Geometry dan History, hingga tayang perdana filmnya LMH mulai 25 Mei kemarin. #apasih
Yak, saya hanya sedang bertapa di bawah pohon kelapa. (eh, enggak ya).
Eh, selama tidak menulis kemarin, saya sempet nonton dramanya Mas Yamapi yang laen. Selaen Proposal Daisakusen. Judulnya Kurosagi. Kali ini Mas Yamapi jadi pemain utama yang perannya sebagai penipu para penipu. Hey, jangan bingung!
Mas Yamapi keren banget, pinter banget menyamar sebagai "orang lain" dengan tujuan untuk menipu para penipu. Swindling the swindlers. Para penipu (berkedok bisnis) yang dengan semena-mena menipu orang-orang tak berdaya, ditipu oleh Mas Yamapi dengan cara yang keren. Lalu uang hasil menipu para penipu dikembalikan kepada para korban yang tak berdaya itu.
Tonton langsung aja di Kurosagi. Ada versi dramanya, ada juga versi movie-nya. Kalian pasti terkesima, "Bang!"
Yak, saya hanya sedang bertapa di bawah pohon kelapa. (eh, enggak ya).
Eh, selama tidak menulis kemarin, saya sempet nonton dramanya Mas Yamapi yang laen. Selaen Proposal Daisakusen. Judulnya Kurosagi. Kali ini Mas Yamapi jadi pemain utama yang perannya sebagai penipu para penipu. Hey, jangan bingung!
"No matter what masks we're wearing, in the end we are still swindlers."
Mas Yamapi keren banget, pinter banget menyamar sebagai "orang lain" dengan tujuan untuk menipu para penipu. Swindling the swindlers. Para penipu (berkedok bisnis) yang dengan semena-mena menipu orang-orang tak berdaya, ditipu oleh Mas Yamapi dengan cara yang keren. Lalu uang hasil menipu para penipu dikembalikan kepada para korban yang tak berdaya itu.
Tonton langsung aja di Kurosagi. Ada versi dramanya, ada juga versi movie-nya. Kalian pasti terkesima, "Bang!"
Friday, May 6, 2011
Jewel in the Palace
Permata di dalam istana? Bukan bukan, itu bukan permata beneran. Itu judul drama Korea yang sampe 70 episodes itu loh teman. By the way, ini postingan tentang drama pertama di blog ini loh? So special-kah?
Ehem, pemeran utamanya bernama Jang Geum. Haduu, kalo mau nyeritain isi filemnya, mungkin basi aja ya, soalnya film ini sudah lama ditayangkan. Eh, bagi Anda yang belum pernah nonton JITP, bisa nonton di youtube looh. Lengkap, dari episode pertama sampai terakhir.
Ini drama paling berbobot yang pernah saya tonton. Entah mengapa, naluri keperempuanan saya (ciyeh) tergerak saat melihat Jang Geum yang amazing dengan kemampuan seni memasaknya, kemampuan mengingat dan belajar dengan cepat, kepercayaan dirinya, kesetiaannya, dan keikhlasannya dalam menolong sesama.
Sepertinya memasak itu mudah. Hmm. Kira-kira saya punya kemampuan mengkombinasikan bahan makanan seperti Jang Geum nggak ya? Saat jadi koki istana, dia tau apakah kombinasi bahan makanan yang dipakai akan menghasilkan cita rasa yang seperti apa, memberikan khasiat apa, dan memahami urutan cara memasak serta penyajiannya dengan baik.
Saat dia udah nggak jadi koki istana, dia jadi dokter perempuan, dia berhasil menemukan inovasi baru dalam mengobati pasien. Telaten serta teliti dalam melihat kompleksitas penyakit pasiennya dan memberikan perawatan. Dia juga begitu gigih, teman.
Bagi yang belum nonton, silakan nonton film JITP dari youtube. Anda pasti akan terkesima!
Monday, April 11, 2011
LMH atau Taecyeon?
(edisi demem Korea)
Saya bener-bener lagi bingung. Mohon dibantu yak.
Pilih yang mana:
atau,
Numpang ketawa dulu ah. Hahahahahaha.
Ini gara-gara nonton dua film Korea yang melibatkan kedua orang tersebut. Siapakah mereka? Film apakah yang mereka mainkan?
Yak, yang pertama adalah Lee Min Ho, yang populer di Indonesia gara-gara film BBF yang melodramatisgila. Sebenernya saya sudah lama deket dengan Min Ho (ciyyeeeh). Tahun lalu saya iseng membeli majalah anak muda yang dulu saat SMA sregep saya beli sebulan sekali, padahal terbitnya sebulan dua kali (hemat beb). Kala itu edisi tahun baru. Berarti tahun baru 2010 yak. Disana ada big poster-nya Min Ho dan temen-temennya yang maen di BBF. Tapi saya nggak terlalu 'ngeh'. Biasa sajalah. Saya memang lebih suka yang nggak terlalu populer. #lho?
Lalu gara-gara mulai menghayati kembali film BBF yang dulu populer itu, saya baru sadar, betapa indahnya senyum Min Ho. #gyaaaa.
Bertanya-tanyakah Anda siapa gerangan yang berdiri di foto kedua? Ini gara-gara Jeung Yunie yang merekomendasikan film Dream High baru-baru ini. Yak, dia adalah Taecyeon, pemain artis dan juga rapper utama salah satu boy band Korea yang sekarang lagi populer. Dapatkah Anda melihat kekerenannya?
Jadi saya harus pilih yang mana nih? Min Ho apa Taecyeon?
Saya bener-bener lagi bingung. Mohon dibantu yak.
Pilih yang mana:
| #1 |
atau,
| #2 |
Numpang ketawa dulu ah. Hahahahahaha.
Ini gara-gara nonton dua film Korea yang melibatkan kedua orang tersebut. Siapakah mereka? Film apakah yang mereka mainkan?
Yak, yang pertama adalah Lee Min Ho, yang populer di Indonesia gara-gara film BBF yang melodramatisgila. Sebenernya saya sudah lama deket dengan Min Ho (ciyyeeeh). Tahun lalu saya iseng membeli majalah anak muda yang dulu saat SMA sregep saya beli sebulan sekali, padahal terbitnya sebulan dua kali (hemat beb). Kala itu edisi tahun baru. Berarti tahun baru 2010 yak. Disana ada big poster-nya Min Ho dan temen-temennya yang maen di BBF. Tapi saya nggak terlalu 'ngeh'. Biasa sajalah. Saya memang lebih suka yang nggak terlalu populer. #lho?
Lalu gara-gara mulai menghayati kembali film BBF yang dulu populer itu, saya baru sadar, betapa indahnya senyum Min Ho. #gyaaaa.
Bertanya-tanyakah Anda siapa gerangan yang berdiri di foto kedua? Ini gara-gara Jeung Yunie yang merekomendasikan film Dream High baru-baru ini. Yak, dia adalah Taecyeon, pemain artis dan juga rapper utama salah satu boy band Korea yang sekarang lagi populer. Dapatkah Anda melihat kekerenannya?
Jadi saya harus pilih yang mana nih? Min Ho apa Taecyeon?
Subscribe to:
Posts (Atom)













